Sains sebagai proses merupakan
langkah-langkah yang ditempuh para ilmuwan untuk melakukan penyelidikan dalam
rangka mencari penjelasan tentang gejala-gejala alam. Langkah tersebut adalah
merumuskan masalah, merumuskan hipotesis, merancang eksperimen, mengumpulkan
data, menganalisis dan akhimya menyimpulkan. Dari sini tampak bahwa
karakteristik yang mendasar dari Sains ialah kuantifikasi artinya gejala alam
dapat berbentuk kuantitas. Ilmu alam mempelajari aspek-aspek fisik &
nonmanusia tentang Bumi dan alam sekitarnya. Ilmu-ilmu alam membentuk landasan
bagi ilmu terapan, yang keduanya dibedakan dari ilmu sosial, humaniora,
teologi, dan seni.
BIOLOGI
Biologi adalah kajian tentang
kehidupan, dan organisme hidup, termasuk struktur, fungsi, pertumbuhan,
evolusi, persebaran, dantaksonominya.[1] Ilmu biologi modern sangat luas, dan
eklektik, serta terdiri dari berbagai macam cabang, dan subdisiplin. Namun,
meskipun lingkupnya luas, terdapat beberapa konsep umum yang mengatur semua
penelitian, sehingga menyatukannya dalam satu bidang. Biologi umumnya mengakui
sel sebagai satuan dasar kehidupan, gen sebagai satuan dasar pewarisan, dan
evolusi sebagai mekanisme yang mendorong terciptanya spesies baru. Selain itu,
organisme diyakini bertahan dengan mengonsumsi, dan mengubah energi serta
denganmeregulasi keadaan dalamnya agar tetap stabil, dan vital.
FISIKA
Fisika (bahasa Yunani: φυσικός
(fysikós), "alamiah", dan φύσις (fýsis), "alam") adalah
sains atau ilmu tentang alam dalam makna yang terluas. Fisika mempelajari
gejala alam yang tidak hidup atau materi dalam lingkup ruang dan waktu. Parafisikawan
atau ahli fisika mempelajari perilaku dan sifat materi dalam bidang yang sangat
beragam, mulai dari partikel submikroskopis yang membentuk segala materi
(fisika partikel) hingga perilaku materi alam semesta sebagai satu
kesatuankosmos. Beberapa sifat yang dipelajari dalam fisika merupakan sifat
yang ada dalam semua sistem materi yang ada, seperti hukumkekekalan energi.
Sifat semacam ini sering disebut sebagai hukum fisika. Fisika sering disebut
sebagai "ilmu paling mendasar", karena setiap ilmu alam lainnya
(biologi, kimia, geologi, dan lain-lain) mempelajari jenis sistem materi
tertentu yang mematuhi hukum fisika. Misalnya, kimia adalah ilmu tentang
molekul dan zat kimia yang dibentuknya. Sifat suatu zat kimia ditentukan oleh
sifat molekul yang membentuknya, yang dapat dijelaskan oleh ilmu fisika seperti
mekanika kuantum, termodinamika, danelektromagnetika.
KIMIA
Kimia adalah ilmu yang
mempelajari mengenai komposisi, struktur, dan sifat zat atau materi dari skala
atom hingga molekulserta perubahan atau transformasi serta interaksi mereka
untuk membentuk materi yang ditemukan sehari-hari.Kimia juga mempelajari
pemahaman sifat dan interaksi atom individu dengan tujuan untuk menerapkan
pengetahuan tersebut pada tingkat makroskopik. Menurut kimia modern, sifat
fisik materi umumnya ditentukan oleh struktur pada tingkat atom yang pada
gilirannya ditentukan oleh gaya antaratom dan ikatan kimia.


0 komentar:
Posting Komentar